Minggu, 14 April 2019

Cloud Computing (Komputasi Awan)

Komputasi Awan

Adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis internet. Awan (cloud) adalah metafora yang berasal dari internet, sebagaimana awan digambarkan di diagram jaringan komputer. Awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.

Penerapan komputasi awan saat ini sudah dilakukan oleh sejumlah perusahaan IT di dunia. diantaranya adalah Google (google drive) dan IBM (blue cord initiative).

Ada 3 model pengiriman dalam komputasi awan yaitu:


(1) Software as a Service (SaaS)

SaaS merupakan layanan untuk menggunakan aplikasi yang telah disediakan – penyedia layanan mengelola platform dan infrastruktur yang menjalankan aplikasi tersebut.

(2) Platform as a Service (PaaS)

PaaS merupakan layanan untuk menggunakan platform yang telah disediakan – pengembang fokus pada aplikasi yang dibuat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan platform.

(3) Infrastructure as a Service (IaaS).

IaaS merupakan layanan untuk menggunakan infrastruktur yang telah disediakan.


Sejarah Cloud Computing

Cloud computing adalah hasil dari evolusi bertahap dimana sebelumnya terjadi fenomena grid computing, virtualisasi, application service provision (ASP) dan Software as a Service (SaaS).

Konsep penyatuan computing resources melalui jaringan global sendiri dimulai pada tahun 60-an. Saat itu muncul “Intergalactic computer network” oleh J.C.R. Licklider, yang bertanggung jawab atas pembangunan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) di tahun 1969. 

Semenjak tahun '60-an, cloud computing telah berkembang dengan perkembangan internet dan web. Namun karena terjadi perubahan teknologi bandwidht yang cukup besar pada tahun 1990-an, makan internet lebih dulu berkembang dibanding cloud computing adalah karena adanya revolusi Internet.
Perkembangan berikutnya adalah adanya Amazon Web Services di tahun 2006, dimana dengan teknologi Elastic Compute Cloud (EC2), terdapat situs layanan web yang di komersialkan memungkinkan perusahaan kecil dan individu untuk menyewa komputer atau server, agar dapat menjalankan aplikasi mereka

Model Pengembangan Cloud Computing 

Dalam penerapannya, ada beberapa tipe model pengembangan cloud computing. Model pengembangan ini ditinjau dari cakupan dan ruang lingkupnya 

1) Public Cloud

Merupakan infrastruktur layanan cloud computing yang dibuat untuk melayani berbagai macam pengguna, di mana mereka menggunakannya secara bersama untuk umum.

2) Private Cloud

Merupakan infrastruktur layanan cloud computing yang dioperasikan hanya untuk organisasi tertentu
atau digunakan untuk pribadi.

3) Community Cloud

Merupakan sebuah infrastruktur cloud yang digunakan bersama-sama oleh beberapa organisasi yang memiliki kepentingan.

4) Hybrid Cloud

Merupakan infrastruktur Cloud yang tersedia merupakan komposisi dari dua atau lebih infrastruktur Cloud.



Source: 2016, mytechlogy.com



Karakteristik Cloud Computing

Cloud Computing mempunyai beberapa karakteristik yaitu : 

1) On Demand

Pengguna bisa mengkonfigurasikan secara mandiri layanan yang ingin dipakai melalui sebuah sistem, tanpa perlu interaksi langsung dengan pihak cloud provider

2) Rapid elasticity

Kapabilitas dari layanan cloud provider bisa dipakai oleh cloud consumer secara dinamis berdasarkan kebutuhan. Kapasitas layanan ini biasanya tidak terbatas dan service consumer bisa dengan bebas memilih kapasitas yang diinginkan.

3) Broadband Network Access

Kapabilitas layanan dari cloud provider tersedia lewat jaringan dan bisa diakses oleh berbagai jenis perangkat.

4) Resources Pooling

Sumber daya komputasi yang dikumpulkan oleh penyedia layanan untuk memenuhi kebutuhan banyak pelanggan dengan model multi-tenant. Sumber daya komputasi ini bisa berupa fisik ataupun virtual.


Bahasa Pemrograman

1) HTML (Hypertext Markup Language)

adalah bahasa markup yang umum digunakan untuk membuat halaman web

2) Hypertext Preprocessor (PHP)

yaitu bahasa pemrograman berbasis kode-kode (script) yang digunakan untuk mengolah suatu data dan mengirimkannya kembali ke web browser menjadi kote HTML.

3) Javascript

adalah bahasa scripting yang populer di internet dan dapat bekerja di sebagian besar browser.

4) CSS (Cascading Style Sheet)

adalah salah satu bahasa pemrograman web yang digunakan untuk mempercantik halaman web dan mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam.


Daftar Pustaka







Komputasi Paralel


Komputasi Paralel

Komputasi Paralel adalah tipe komputasi arsitektur yang dimana beberapa prosesor melaksanakan atau memproses beberapa aplikasi atau komputasi secara bersamaan. Komputasi parallel sangat membantu dalam pelaksanaan komputasi yang besar dengan membagi beban kerja diantara satu atau lebih secara bersamaan. Tugas utama komputasi parallel adalah untuk meningkatkan kekuatan komputasi yang tersedia untuk pemrosesan yang lebih cepat.
Untuk melakukan komputasi parallel diperlukan infrastruktur mesin parallel yang terdiri dari computer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara parallel untuk menyelesaikan masalah. Karena itu diperlukan perangkat lunak yang disebut middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin parallel. Salah satu middleware orisinal yang dikembangkan di Indonesia adalah openPC yang dipimpin oleh GFTK(Pusat Penelitian Fisika) dibawah naungan LIPI(Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).

Pemrograman Paralel

Pemrograman Paralel adalah teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah secara bersamaan, baik dalam komputer dengan prosesor tunggal ataupun prosesor ganda. Bila komputer yang digunakan secara bersamaan dilakukan oleh komputer-komputer yang terpisah yang terhubung dalam jaringan komputer istilah yang digunakan adalah sister terdistribusi(distributed computing). 

Algoritma Paralel

Komputasi parallel digunakan untuk penyelesaian permasalahan komputasi yang besar atau kompleks. Algoritma parallel digunakan untuk menggantikan algoritma serial menyesuaikan arsitektur komputer yang digunakan. Algoritma parallel menjelaskan langkah-langkah yang ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan.

Hal-hal yang ada dalam algoritma parallel meliputi :
1     1)      Identifikasi terhadap beban permasalahan yang akan dikerjakan secara parallel.
2     2)      Pemetaan porsi pekerjaan yang dibebankan kepada tiap-tiap proses.
3     3)      Distribusi data input, output dan perantara yang terkait dengan program.
4     4)      Pengaturan data yang diakses bersamaan oleh beberapa prosesor.
5     5)      Menyelaraskan fungsi prosesor pada setiap langkah pekerjaan.


Arsitektur Komputasi Paralel

Komputer paralel adalah kumpulan dari elemen pemrosesan yang saling berkomunikasi dan berkooperasi untuk menyelesaikan persoalan yang besar secara cepat

    1)   SISD (Single Instruction – Single Data)

Komputer ini hanya memiliki satu prosesor dan satu instruksi yang diekseksui secara serial.




    2)   SIMD (Single Instruction – Multiple Data)

Komputer ini memiliki lebih dari satu prosesor dan hanya mengeksekusi satu instruksi secara parallel pada data yang berbeda.




    3)   MISD (Multiple Instructions – Single Data)

Komputer ini memiliki satu prosesor dan mengeksekusi beberapa instruksi secara parallel




    4)   MIMD (Multiple Instructions – Multiple Data)

Komputer ini memiliki lebih dari satu prosesor dan mengeksekusi lebih dari satu instruksi secara parallel. Tipe computer ini paling banyak digunakan untuk membangun computer parallel.



Daftar Pustaka